Sunday, 26 October 2025

Hubungan Industrial 4 : Dari Kunjungan ke RSP Box: Belajar Humanisme Industri dari Pabrik Kardus

 


Halo teman-teman! 👋
Beberapa waktu lalu, kami mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi melakukan kunjungan industri ke RSP Box, sebuah pabrik kardus yang bergerak di bidang packaging untuk berbagai kebutuhan online shop. Kunjungan ini bukan sekadar jalan-jalan akademik, tapi juga kesempatan buat ngobrol langsung dengan Bapak Tasroni, pemilik RSP Box, dalam sesi podcast yang seru banget bareng dosen pembimbing kami, Ibu Serepina.

Awal Mula Cerita

Begitu tiba di lokasi, suasana pabrik langsung terasa hidup. Suara mesin pemotong dan lipatan kardus bersahutan dengan tawa para pekerja.
Pak Tasroni menjelaskan bahwa RSP Box memang bukan perusahaan raksasa masih tergolong UMKM, tapi punya peran penting dalam rantai industri digital.
Produk mereka digunakan oleh berbagai pelaku usaha online yang kini menjamur di marketplace.
“Sekarang hampir semua butuh kemasan,” kata beliau sambil tersenyum. “Dari toko baju sampai penjual camilan, semua ingin produk mereka dikemas rapi dan aman.”

Dari Kardus ke Nilai Kerja

Yang menarik, di balik tumpukan kardus itu tersimpan nilai hubungan industrial yang humanis.
Pak Tasroni menekankan bahwa pekerjanya bukan sekadar tenaga produksi, tapi bagian dari keluarga besar RSP Box.
“Kalau karyawan nyaman, hasil kerja juga bagus,” ujarnya.

Pendekatan sederhana ini justru mencerminkan konsep human capital bagaimana SDM menjadi aset utama perusahaan, bukan sekadar biaya operasional.
Ibu Serepina, selaku dosen pembimbing, menambahkan bahwa pola seperti ini penting di tengah era digital dan otomatisasi. “Mesin bisa menggantikan kecepatan, tapi bukan empati,” katanya.

Pesan itu menancap kuat buat kami sebagai mahasiswa komunikasi: teknologi boleh maju, tapi hubungan manusia tetap fondasi utama industri.

Tantangan dan Adaptasi

Dalam podcast, Pak Tasroni juga bercerita tentang tantangan menjalankan UMKM di bidang produksi.
Mulai dari fluktuasi harga bahan baku, permintaan pasar online yang cepat berubah, sampai soal menjaga produktivitas tanpa mengorbankan kesejahteraan pekerja.
Ia mengaku, kunci bertahan ada pada komunikasi yang terbuka antara pemilik dan karyawan.
“Kalau ada masalah, kita bahas bareng. Jangan disimpan,” katanya.

Sebagai mahasiswa FIKOM, kami melihat langsung bagaimana teori komunikasi organisasi dan hubungan industrial diterapkan nyata di lapangan.
Dialog antara pimpinan dan pekerja bukan cuma formalitas, tapi budaya kerja yang membangun kepercayaan.

Belajar Lebih dari Sekadar Produksi

Kunjungan ini bikin kami sadar bahwa industri sekecil apa pun bisa jadi ruang belajar besar.
Dari pabrik kardus sederhana, kami belajar tentang:

  • bagaimana komunikasi menentukan keharmonisan kerja,

  • pentingnya menghargai setiap individu di tempat kerja,

  • dan bagaimana UMKM bisa tetap relevan di era digital lewat adaptasi dan empati.

Penutup

Pulang dari RSP Box, saya jadi berpikir: mungkin kardus yang sederhana itu justru simbol dari sesuatu yang penting wadah yang melindungi, menyatukan, dan menjaga isi di dalamnya.
Begitu juga dunia kerja; dibutuhkan “wadah” hubungan yang kuat antara manusia, teknologi, dan nilai.

Di balik tumpukan kardus dan suara mesin, saya belajar satu hal:
Industri yang produktif bukan hanya soal kecepatan produksi, tapi tentang bagaimana manusia di manusiakan.


Butuh Kardus atau Kemasan untuk Usaha Kamu?

Kalau kamu lagi cari tempat bikin box packaging, kardus custom, atau kemasan untuk bisnis online,
langsung aja hubungi CV. RSP BOX tempat kami belajar banyak hal tentang industri yang humanis dan berkualitas!

CV. RSP BOX
Kontak: 0858-4227-7363 (Pak Ronny)
Alamat: RT.003/RW.002, Sumur Batu, Kec. Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat 17154
Instagram: @RspBox
TikTok: @RspBox
WhatsApp: 0858-4227-7363

Karena di balik setiap kemasan yang kuat, ada semangat kerja dan hubungan manusia yang kokoh 💪


No comments:

Post a Comment

Magang 8 : Ketika Pengalaman Bertemu Ruang Belajar

  Halo Genks!  Jujur saja, saya tidak pernah membayangkan akan menulis blog tentang magang di usia yang sudah kepala 3 inih wkwkwk . Di usi...